Apa Itu Networking Enginering?


Haii Sobat nama saya N04mi_Erik kembali lagi dengan saya,,di artikel saya kali ini saya akan menjelaskan dan menceritakan seorang insinyur jaringan (Network Engineer).. Sebelumnya apa kalian tahu apa itu Networking Engineering (insinyur jaringan)?

Seorang insinyur jaringan(Network Engineer) adalah seorang profesional teknologi yang sangat terampil dalam menjaga konektivitas jaringan dalam hal data, suara, panggilan, video dan layanan jaringan nirkabel...

Apakah kalian tahu apa saja yang dilakukan seorang Network Engineer?

Hampir setiap bisnis memiliki jaringan yang membuatnya tetap berjalan. Jaringan ini dapat mencakup telepon, komputer, router, intranet, dan ekstranet organisasi. Ini adalah tugas insinyur jaringan atau administrator jaringan untuk merencanakan, menerapkan, dan mengelola sistem penting bisnis ini — itulah mengapa ini menjadi peran yang berharga dan bergaji tinggi. Sebagai insinyur semacam ini, aktivitas dan tanggung jawab harian Anda akan mencakup: 

Konfigurasi — memasang router, VPN, server proxy, sakelar, akselerator WAN, dan penyeimbang beban.

Pemeliharaan — menjadwalkan pembaruan jaringan, melakukan peningkatan, dan menginstal patch atau paket layanan.

Kinerja — pemantauan dan pemecahan masalah sistem jaringan untuk cara-cara baru untuk meningkatkan kinerja. 

Keamanan — melakukan pencadangan data, memperbarui perangkat lunak perlindungan virus, dan menerapkan sistem keamanan data jaringan yang baru. 

Optimasi — bekerja dengan layanan eksternal dan vendor dukungan untuk memastikan operasi jaringan yang optimal.



Apa Saja Keterampilan Dari Seorang Network Engineer?

Sebagai perpanjangan dari pendidikan, pelatihan di tempat kerja, dan sertifikat, Anda akan membutuhkan keterampilan keras berikut agar berhasil dalam rekayasa jaringan:
Jaringan(Networking). Pengetahuan tentang bagaimana mengintegrasikan WAN, LAN, SD-WAN, SD-branch, dan jaringan dan arsitektur lainnya adalah suatu keharusan. 
Pemrograman(Programming). Anda harus mengetahui bahasa skrip populer untuk jaringan kelas perusahaan seperti Ruby, Python, dan Perl. Bahasa ramah otomasi juga membantu, seperti Java, Ansible, dan Terraform, karena banyak fungsi jaringan menjadi otomatis.
Infrastruktur(Infrastructure). Anda akan bertanggung jawab untuk memelihara infrastruktur jaringan Anda dan memberi nasihat tentang perangkat keras apa yang akan digunakannya. 
Sistem Nama Domain(Domain-name system). Internet dibangun di atas DNS, seperti halnya sebagian besar jaringan perusahaan saat ini, jadi Anda perlu tahu cara memecahkan masalahnya.
IoT. Beberapa arsitektur jaringan, seperti cabang SD, menggunakan Wi-Fi untuk mendukung ekosistem loT mereka. Dan diharapkan berdampak signifikan pada keamanan jaringan perusahaan, infrastruktur, dan lalu lintas. 
Keamanan Dan Firewall(Security and Firewalls). Meskipun organisasi Anda mungkin memiliki petugas keamanan TI, Anda mungkin masih perlu menerapkan dan memelihara firewall jaringan. Virtualisasi(Virtualization). Anda harus dapat bekerja dengan fungsi jaringan otomatis seperti SD-WAN untuk mengoptimalkan sumber daya jaringan Anda. 
MPLS. Meskipun digantikan oleh SD-WAN, bekerja dengan jaringan MPLS-eksklusif (atau hybrid WAN) masih merupakan keterampilan yang penting. Anda juga harus menguasai keterampilan teknis dasar lainnya, seperti penelitian data dan entri data, karena banyak pekerjaan Anda berpusat pada menganalisis kinerja sistem.